Cara riset keyword yang paling ampuh

In SEO, Tutorial Blog
Cara Riset Keyword

Cara riset keyword yang paling ampuh – Lelah membuat konten blog tapi pengunjung blog masih sepi ? Itu tandanya sobat mesti tahu cara riset keyword sebelum membuat postingan di blog. Pemilihan keyword yang salah atau bahkan konten blog yang tidak mempertimbangkan keyword adalah salah satu penyebabnya.

Riset keyword harus dilakukan sebelum membuat postingan di blog. Sobat harus tahu keyword apa yang akan dijadikan sasaran. Salah satu cara SEO untuk membuat postingan blog adalah dengan riset keyword.

Untuk dijadikan pembelajaran, berikut beberapa kesalahan blogger pemula yang berhubungan dengan keyword :

#1. Membuat artikel tanpa keyword yang tepat, bagaimana mau banyak pengunjung jika artikel di blog tanpa kata kunci yang tepat.

#2. Membuat konten blog dengan kata kunci tanpa riset, tidak mungkin dapat keyword yang tepat tanpa riset.

#3. Menggunakan keyword yang digunakan tidak populer, tidak ada yang mencari kata kunci tersebut.

#4. Menggunakan keyword yang terlalu populer, sehingga tingkat persaingan terlalu tinggi.

#5. Menumpuk terlalu banyak keyword, sehingga bisa kena penalti dari Google.

Artikel cara riset keyword ini terbagi dalam beberapa bagian. Dengan membaca artikel cara riset keyword ini, harapkan sobat faham cara mencari keyword untuk artikel blog.

Pengertian Keyword

Keyword atau kata kunci dapat diartikan sebagai  : suatu kata atau kelompok kata yang banyak digunakan oleh pengunjung internet untuk mencari informasi yang dibutuhkan.

Keyword yang terkandung didalam sebuah konten blog atau website akan diindeks dan ditampilkan dihalaman pencarian mesin pencari seperti Google Search, Bing dan Yahoo.

Contoh keyword seperti  “cara bisnis online” atau “harga hp samsung” atau “spesifikasi iPhone 6 plus” dll.

Jenis-jenis keyword

Ada beberapa jenis keyword yaitu :

Berdasarkan jumlah kata yang terkandung di dalamnya, keyword terbagi menjadi 2, yaitu :

#1. Short Tail Keyword.

Short Tail Keyword dapat diartikan sebagai kata kunci yang terdiri hanya satu atau dua kata saja. Biasanya kata kunci ini terdiri dari merk dagang atau kata yang populer.

Contoh seperti  berikut : 

  • “iPhone”
  • “Android”
  • “Smarphone Terbaik”
  • “Smartphone Samsung”
  • Dll

Trafik kata kunci seperti ini sangat tinggi, namun tingkat persaingannya sangat tinggi, Untuk blogger pemula disarankan untuk melupakan jenis keyword yang seperti ini.

#2. Long Tail Keyword

Long Tail Keyword mempunyai pengertian sebagai kata kunci yang terdiri dari beberapa kata dan bahkan hampir menyerupai kalimat.

Contoh keyword seperti ini adalah :

  • “cara membuat blog”
  • “cara riset keyword”
  • “cara menghasilkan uang dari blog”
  • “Daftar smartphone murah terbaik”
  • Dll

Tingkat kompetisi kata kunci seperti ini relatif lebih mudah dan terbuka peluang untuk nongol dihalaman pertama hasil pencarian. Blogger pemula lebih baik bermain di keyword yang seperti ini.

Namun, long tail keyword punya kekurangan, sangat susah untuk menentukan keyword yang tepat  dan jumlah pencariannya tak sebanyak  short tail keyword.

Jika dilihat dari masa berlakunya, jenis keyword terbagi lagi menjadi 2, yaitu :

#1. Keyword Abadi.

Keyword abadi adalah jenis kata kunci yang selalu digunakan orang dari masa ke masa, tidak lekang waktu alias kontemporer.

Contoh keyword seperti ini adalah :

  • “cara membuat kue”
  • “doa setelah sholat”
  • “obat alami untuk sakit jantung”
  • Dll

Sampai kapan pun akan tetap ada orang yang ingin belajar membuat kue, belajar doa dan ingin mengetahui obat alami sakit jantung. Keyword seperti ini selalu ada akan dicari orang.

#2. Keyword Musiman

Keyword musiman adalah  kata kunci yang bersifat sementara atau temporer, insidensial dan hanya populer sesaat.

Contoh kata kunci tersebut adalah :

  • “hasil piala AFF”
  • “hasil piala dunia”
  • “hasil motogp sepang”
  • Dll.

Kata kunci seperti ini akan menjadi tidak relevan lagi seiring even tersebut selesai.

Jika dilihat dari search intens  suatu keyword, keyword saya kategorikan menjadi 4 lagi, yaitu :

#1. Keyword informational.

Pengertian keyword informatif adalah kata kunci yang diketikkan oleh pengunjung karena ingin mencari sesuatu informasi.

Contohnya :

  • “jadwal liga inggris”
  • “pemilik trans corp”
  • “tanda-tanda kehamilan”

Keyword seperti ini cocok blog atau website yang memberikan banyak informasi.

#2. Keyword Navigational

Kata kunci seperti ini tidak memberi efek secara keseluruhan, karena  kata kunci tersebut mengarah langsung kepada website atau blog yang dituju.

Contoh :

  • “Detikcom”
  • “Websitenya mas sugeng”
  • “Masuk google”
  • Dll

#3.Keyword comercial investigation

Keyword seperti ini berfungsi untuk mendalami tentang suatu produk terlebih dahulu dan ada kemungkinan akan mendapatkan pembeli.

Ketika akan membeli sebuah produk, ada kemungkinan seseorang calon  untuk mencari tahu terlebih dahulu tentang spesifikasi yang tersedia, harga yang tawarkan dan tempat membeli yang terpercaya.

Contoh keyword :

  • “laptop asus di bawah 7 jutaan”
  • “catering terbaik di Surabaya”
  • “harga smartphone Samsung  galaxy s7”

Pengetik keyword seperti ini ada kemungkinan akan menjadi pembeli, jika sobat menjual menjual produk dan jasa, sobat siapkan konten berkualitas dan keyword  commercial investigation yang banyak untuk kemungkinan mendapatkan pembeli.

#2. Keyword transaksional.

Jika sobat menjual produk atau jasa secara online, ini adalah keyword yang wajib ada di blog/website sobat. Karena kata kunci seperti ini yang sering di ketik oleh calon pembeli sebelum membeli suatu barang.

Contoh keyword :

  • “beli sepatu online”
  • “jual iphone bekas “
  • “smarphone samsung murah”

Kata kunci seperti ini tingkat konversi menjadi penjualan sangat besar dibandingkan dengan keyword diatas.

Kelemahan keyword transactional adalah volume pencariannya yang tidak terlalu besar namun tingkat kesulitannya sangat tinggi.  Karena, para pemain besar seperti Lazada main di wilayah ini.

Pentingnya Riset Keyword

Tampil di halaman pertama Google Search namun pengunjung blog masih sepi? itu pertanda bahwa artikel dengan keyword yang sobat gunakan tidak dibutuhkan oleh pengunjung.

Apapun tujuan sobat untuk membuat blog atau website, entah itu untuk mencari pembeli, meningkatkan penjualan, mendapatkan penghasilan dari blog, mendapatkan pengunjung adalah langkah pertama dari tujuan diatas.

Pengunjung tidak akan datang ke blog sobat jika keyword yang sobat targetkan salah. Kata kunci bukan yang dicari pengunjung sehingga pengunjung tidak datang.

Disinilah pentingnya riset keyword, riset kata kunci berfungsi untuk :

#1. Mengetahui apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh pembaca

#2. Mengetahui keyword yang berkualitas dan cocok untuk bisnis sobat

#3. Dapat menjaring pengunjung blog dengan tertarget

#4. Mendapatkan calon pembeli potensial

Tool-tool untuk riset kata kunci

Ada banyak tool atau alat untuk meriset keyword, baik yang gratis atau pun yang berbayar. Bagi pemula, yang gratis juga sudah memadai. Namun jika ingin yang lebih lengkap dan powerfull, bisa memakai yang premium.

Berikut beberapa tool untuk riset keyword :

  • Google Keywords Planner
  • Google Auto Complete
  • Ubersuggest
  • Keyword Tool
  • WordStream Free Keyword Tool
  • Keyword Eye
  • Keyword Revealer
  • Termexplorer
  • keywordshitter
  • Semrush
  • dll

Cara Riset Keyword

Sekarang tiba saatnya kita untuk riset kata kunci, berikut ini tutorial cara riset keyword lengkap dengan gambar agar mudah dipahami.

Untuk kali ini saya akan menggunakan aplikasi Keywordtool.io dan dikombinasikan dengan Google Keyword Planner.

Keywordtool.io saya gunakan untuk menemukan kombinasi beberapa kata kunci yang nantinya akan dipilih menjadi long tail keyword sebagai keyword utama postingan blog.

Berhubung hasil dari Google Keyword Planner cenderung kurang bervariatif hasilnya sehingga bisa mendapat penalti dari Google, maka Google Keyword Planner hanya akan digunakan untuk mengetahui  data hasil pencarian keyword dan tingkat persaingan iklan .

Oke, langsung saja kita mulai cara riset keyword :

#1. Menentukan calon keyword atau keyword bayangan

Sebelum melakukan riset kata kunci, sobat harus menentukan calon keyword atau keyword bayangan berdasarkan konten yang akan dibuat dan search intens yang telah kita pelajari diatas tadi.

Keyword bayangan biasanya adalah terdiri dari 1 atau dua kata dan bisa dikatakan sebagai Short Tail Keyword dan tingkat kompetisinya sangat tinggi. Dengan riset, kita akan mencari keyword turunan dari keyword tersebut.

Silakan sobat pikirkan kira-kira kata kunci apa yang berhubungan konten dengan blog sobat. Jika blog sobat mengupas tentang online marketing, maka keyword nya bisa saja seperti dibawah ini :

-“bisnis online”

-“paypal”

-“afiliasi”

-“marketing”

-dll

#2. Mencari keyword turunan : long tail keyword

Setelah kita punya keyword bayangan berupa short tail keyword seperti contoh diatas, maka kita akan mencari keyword long tail keyword.

a. Buka ubersuggest.io

b. Pikirkan dan ketikkan  keyword bayangan seperti contoh diatas pada kotak yang disediakan, lihat gambar dibawah ini :

Cara riset keyword

-Ketik keyword yang anda persiapkan tadi, contoh : “bisnis online”

-Pilih jenis pencarian : “Web”

-Pilih negara : “Indonesia”

c.Klik “suggest” dan tunggu sebentar karena sistem sedang bekerja hinga selesai dengan tampilan angka 100%. Kemudian scroll ke bawah, akan tampak tampilan seperti dibawah ini

Cara riset keyword dengan ubersuggest 

-Pada poin 1 adalah jumlah keyword yang ditemukan

-Poin 2 dan 3 adalah variasi atau turunan keyword “bisnis online” yang berupa long tail keyword. Sobat bisa mengklik masing-masing pada huruf-huruf pada kotak nomor 2 untuk mendapatkan lebih banyak variasi keyword.

Contoh : Jika sobat mengklik pada huruf “m“, maka akan muncul variasi keyword : “bisnis online + kata dengan berawalan huruf m“, seperti : “bisnis online murah” dll.

-Simpan keyword yang sudah sobat temukan dengan cara klik pada view as text (poin), selanjutnya copy semua keyword tersebut, seperti tampilan dibawah ini :

cara mencari keyword

kemudian pastekan di notepad dan simpan dengan format .txt.

d.Sampai disini sobat sudah punya turunan keyword bisnis online. Yang harus dilakukan selanjutnya adalah berkunjung Google Keyword Planner.

e. Buka Google Keyword Planner, silakan masuk dan akan muncul tampilan seperti dibawah ini :

google keyword tool gratis

-Klik Alat, turun kebawah dan klik Perencana Kata Kunci. 

-Kemudian klik Dapatkan Data dan Volume Penelusuran

-Selanjutnya akan muncul tampilan seperti dibawah ini :

keyword planner gratis

-Poin 1 : pilih file notepad kata kunci yang telah sobat simpan tadi dan unggah atau “Upload”.

-Poin 2 : Pilih Indonesia untuk target wilayah dan pilih “Google”.

-Poin 3 : Klik “Dapat volume penelusuran”.

f. Akan muncul tampilan berikut :

Cara mencari long tail keyword-Poin 1 : Kata kunci yang kita upload tadi

-Poin 2 : Jumlah rata-rata penelusuran masing-masing kata kunci dan tingkat persaingan (untuk iklan Adwords)

-Poin 3 : Tawaran yang disarankan (untuk iklan Adwords)

-Poin 4 : Download hasil analisa Keyword Planner dengan mengklik tombol “Download” dan simpan berupa file excel (CSV).

Sampai dengan tahapan ini, sobat telah punya long tail keyword untuk konten blog sobat yang harus di shortir berdasarkan tingkat kesulitannya.

Cara Menganalisa keywords

Hasil dari Google Keyword Planner kurang lengkap untuk melihat tingkat kesulitan sebuah keyword, oleh karena itu, sobat bisa menggunakan SEO Quake atau Mozbar di instal sebagai eksensi browser sobat.

Contoh  untuk menganalisa tingkat kesulitan keyword dengan SEO Quake seperti berikut :

-Buka browser yang telah terinstal SEO Quake, ketikkan kata kunci di kotak pencarian Google, misalnya :”bisnis online terpercaya“, akan screenshort seperti dibawah ini :

google keyword tool free

Sobat bisa menilai tingkat kesulitan suatu keyword dengan melihat :

  • Keyword Dificulty : berapa persen tingkat kesulitan.
  • Jumlah hasil pencarian.
  • Peringkat Alexa Rank,backlink dll pada website-website yang berada di halaman 1 hasil pencarian.
  • dll.

Tips memilih keyword

#1. Pilihlah keyword yang tingkat kesulitannya rendah namun banyak dicari orang.

#2. Untuk blogger pemula, disarankan membuat konten dengan long tail keyword dengan fokus pada keyword yang lebih panjang dari tiga kata.

#3. Hindari keyword yang dikuasai oleh blog bereputasi dan berotoritas tinggi seperti wikipedia.

#4. dll

Mengoptimasi keyword di postingan blog

Jika sobat telah mendapat keyword yang telah sesuai kriteria diatas, sobat tinggal membuat postingan blog atau website sobat dengan mengoptimasi keyword dengan membuat postingan yang SEO friendly.

Untuk pembahasan tentang cara membuat postingan yang SEO friendly, sobat bisa membaca artikel di di bawah ini :

Cara membuat artikel blog yang SEO friendly

Saya kira, cukup dulu artikel cara riset keyword yang paling ampuh ini, semoga bermanfaat setidaknya bagi bagi saya sendiri dan mudah-mudahan cukup buat sobat-sobat blogger sekalian. [ ]

You may also read!

aplikasi wallpaper terbaik di android

Ini dia Aplikasi Wallpaper terbaik di Android Mu

Aplikasi Wallpaper terbaik di Android – Wallpaper bisa digunakan untuk mempercantik tampilan gadget kita. Dengan aplikasi ini kita tidak

Read More...
manfaat buah naga

Ini Dia Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan Tubuh Manusia

Buah naga terkenal dengan ciri khas bentuknya yang menyerupai seekor naga dengan kulit yang membentuk duri – duri. Selain

Read More...
Penemu Benua Amerika

Terungkap Ini Dia Sosok Penemu Benua Amerika Yang Sebenarnya

Ketika satu pertanyaan “ Siapakah penemu benua Amerika?” banyak diantara kalian yang menjawab Christoper Colombus. Tak sedikit masyarakat yang

Read More...

One commentOn Cara riset keyword yang paling ampuh

Leave a reply:

Your email address will not be published.

Mobile Sliding Menu

Pin It on Pinterest